Kegiatan Pembuatan Jembatan Gantung Penghubung, Desa Taipa Kec. Lembo Ke Desa Ulu Sawa Kec. Sawa

  • Agus Laloasa, A.md
  • May 09, 2026

SINERGI TNI, PEMERINTAH KECAMATAN, PEMERINTAH DESA DAN WARGA BANGUN JEMBATAN GANTUNG PENGHUBUNG DESA TAIPA - DESA ULU SAWA KONAWE UTARA,

Sabtu, 9 Mei 2026 – Pagi cerah yang penuh keceriaan menyelimuti kawasan hutan mangrove di perbatasan Kecamatan Lembo dan Kecamatan Sawa,

pukul 09.00 Wita. Ratusan personel TNI, Pemerintah Kecamatan Lembo, para Lurah, Pemerintah Desa se-Kecamatan Lembo, dan masyarakat tumpah ruah melaksanakan Karya Bakti pembangunan Jembatan Gantung penghubung Desa Taipa, Kecamatan Lembo dengan Desa Ulu Sawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara. Jembatan lintas kecamatan ini menjadi jawaban atas penantian puluhan tahun warga. Selama ini, masyarakat harus memutar 7 kilometer untuk beraktivitas antar dua wilayah.

Dandim Kabupaten Konawe Utara, Letkol Kav Kuswara yang turun langsung ke lokasi menegaskan, pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Dengan adanya jembatan penghubung ini, sangat membantu kegiatan masyarakat desa, khususnya dua desa, juga masyarakat yang melintas menuju ke kecamatan ataupun ke kota. Ini prioritas kami,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, Camat Lembo Rusmin, S.P. mengaku bersyukur dan bangga atas sinergi yang terjadi. “Sangat luar biasa dan kami bersyukur. Jembatan ini jelas sangat membantu masyarakat melintas di antara desa di wilayah Kecamatan Lembo. Anak sekolah, hasil kebun, semua jadi lebih mudah. Terima kasih untuk TNI dan seluruh warga,” tuturnya.

Kepala Desa Taipa, kepala Tongalino, Kepala Desa Puusiambu, Kepala Desa Laramo, Kepala Desa Padaleu, Kepala Watuwula bersama perangkat desa dan warga desa tampak antusias bergotong royong. Mulai dari pengoperasian molen, pengangkutan batu kali, hingga penyiapan bekisting. Jembatan gantung dengan bentang 50 meter ini ditargetkan rampung dalam 1 bulan. Nantinya jembatan dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua, memangkas waktu tempuh yang sebelumnya 25 menit menjadi hanya 5 menit. Pembangunan jembatan ini diharapkan tidak hanya menjadi penghubung fisik, tetapi juga menjadi urat nadi baru perekonomian dan mempererat persaudaraan masyarakat Kecamatan Lembo dan Kecamatan Sawa.